Apel Pasca Libur Lebaran, Ust. Ridhwan Sampaikan Pesan Penting

Hari pertama masuk sekolah pasca libur lebaran, MAN Model Banda Aceh melaksanakan apel perdana yang diikuti oleh seluruh siswa dan dewan guru, juga para karyawan madrasah, Selasa (04/09). Apel setelah libur Idul Adha 1438 H ini merupakan momen istimewa bagi warga madrasah untuk saling bermaaf-maafan dan bersalam-salaman.

Kegiatan yang dilaksanakan di halaman madrasah dengan cuaca yang cukup cerah itu diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, arahan dari Plt. kepala madrasah, Bukhari, S.Pd., M.Pd., serta tausyiah yang disampaikan oleh Ust. Ridhwan, M.A., kemudian diakhiri dengan halal bi halal.

Plt. Kepala MAN Model Banda Aceh, Bukhari, S.Pd., M.Pd., dalam arahannya menekankan akan nilai disiplin kepada para siswa, khususnya dalam hal pembelajaran, baik pembelajaran pagi maupun sore.

Kepada siswa kelas XII, Ia sekali lagi menyampaikan pentingnya mempersiapkan diri menjelang ujian akhir, seperti UNBK, SNMPTN maupun SBMPTN. Begitu pula dengan kelas X dan XI, jauh-jauh hari harus lebih siap, masuk sekolah tepat waktu dan mengikuti kegiatan belajar dengan tekun dan lebih serius.

Apel juga diisi dengan ceramah singkat yang disampaikan oleh Ust. Ridhwan. Penceramah yang juga guru Akidah Akhlak MAN Model itu menyampaikan beberapa hal terkait dengan kondisi remaja saat ini, yang terkesan menomorduakan akhlak, serta tidak menjunjung tinggi moral dan nilai-nilai Islam .

Karena itu, Ia berpesan kepada para siswa MAN Model untuk menjaga akhlaknya, karena akhlak merupakan pakaian seorang muslim, akhlak merupakan buah dari iman. Dan memang Rasul diutus Allah SWT ke dunia ini tiada lain untuk memperbaiki akhlak manusia. Sesuai hadits Nabi Muhammad SAW, yang diriwayatkan Imam Bukhari, “Sesungguhnya Aku (Muhammad) diutus untuk menyempurnakan akhlak”.

Ia juga mencontohkan bagaimana seharusnya akhlak yang muda kepada yang lebih tua, yang tua menyayangi yang muda. Seorang anak harus patuh dan berbakti kepada kedua orang tua, serta orang tua yang menyayangi dan memberi perhatian kepada anak-anaknya. Tak kalah pentingnya juga yaitu akhlak seorang siswa kepada gurunya, siswa harus menghormati (takzim) dan berkhidmat kepada guru, serta guru memberikan ilmu, bimbingan, dan contoh yang baik kepada siswanya. Seharusnya itu semua menjadi tradisi kita sebagai seorang muslim.

“Apa yang kita lakukan hari ini, maka nanti kita akan mendapatkan balasan yang sesuai. Jika kita berbuat baik hari ini, maka kebaikan itu pula yang akan kita rasakan nantinya”, pesannya.

Kegiatan apel pagi tersebut berlangsung khidmat, dan ditutup dengan salam-salaman antara para siswa dengan dewan guru, diiringi dengan shalawat badar. Setelah itu, para siswa masuk kelasnya masing-masing dan disusul oleh dewan guru, kegiatan belajar mengajar berlangsung seperti biasa. [AS]

Tags:
author

Author: