Saat Pak Mukhlis ‘Curhat’ pada Gubernur, Kakanwil, dan Kadisdik Aceh


Pagi Rabu (12/4), pelaksaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) sudah memasuki hari ketiga. Namun masih teringat jelas perjuangan keras yang dimulai beberapa bulan silam guna memulusan langkah MAN Model dalam melaksanakan UNBK.

Berkaitan dengan hal itu, Kepala MAN Model Banda Aceh, Drs. H. Mukhlis, M.Pd., sempat ‘curhat’ kepada Gubernur Aceh, dr. H. Zaini Abdullah, Kakanwil, Drs. H. M. Daud Pakeh, dan Kadisdik Aceh, Drs. Laisani, M.Si, juga Kakankemenag Kota Banda Aceh, Drs. H. Amiruddin, M.A, di hari perdana pelaksanaan UNBK. Hadir pula para Kabid dari Kanwil.

Pak Mukhlis menyampaikan terimakasih atas bantuan semua pihak, kepada Pemerintah Aceh, Kepada Kanwil Kemenag Provinsi Aceh, yang telah memberikan 2 buah server UNBK, kepada Dinas Pendidikan Aceh yang telah memberikan 1 server dan 15 komputer.

“Dengan bantuan tersebut, langkah MAN Model dalam menghadapi UNBK semakin mudah. Kami berharap Bapak Gubernur, Abu (Abu Doto Zaini, red), Kakanwil, dan Kadisdik, selalu memberikan perhatian penuh kepada MAN Model ke depan, agar MAN Model tetap jaya,” ujarnya.

Selanjutnya, Pak Mukhlis menyampaikan MAN Model sedang bekerja keras untuk terus mendidik para generasi penerus bangsa, pemuda Aceh, dengan memadukan ilmu pengetahan umum dengan ilmu agama, khususnya Al-Qur’an.

“Kami bertekad untuk mencetak generasi Qur’ani, kami akan memadukan ilmu sains dengan Al-Qur’an. Banyak orang beranggapan bahwa orang yang belajar sains akan susah dalam menghafal Al-Quran, padahal tidak. Justru sebaliknya para penghafal Qur’an adalah orang-orang yang berprestasi.”

“Di MAN Model contohnya, juara olimpiade matematika nasional adalah hafizh 9 juz, dan banyak siswa lainnya yang berprestasi, juga hafal Qur’an. Dan dia adalah siswa boarding school d sini,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Abu Doto, sapaan akrab Gubernur, menyampaikan dukungan dan perhatian khusus terhadap MAN Model Banda Aceh, untuk menjalankan program-program yang telah disampaikan tadi. Berkaitan dengan UNBK, Abu Doto mendorong agar ujian-ujian lain sebaiknya juga menggunakan sistem komputerisasi. [AS]

Tags:
author

Author: