Kamis, 02 Des 2021
  • Mohon maaf, website ini sedang dalam perbaikan. Mohon kembali beberapa saat lagi. Terima kasih

Kunjungan Para Duta Lingkungan Hidup Provinsi Aceh 2016 di MAN Model

[Amira Layyina/Ayu Fitria] MAN Model Banda Aceh kedatangan tamu yang cukup istimewa, yaitu 36 peserta karantina calon Duta Lingkungan Hidup se-Aceh dari 19 Kabupaten/kota yang ada di Provinsi Aceh, Jum’at, 23 Juli 2016. Anggota Pengelolaan dan Perlindungan Lingkungan Hidup (PPLH) MAN Model Banda Aceh serta para guru menyambutnya dengan penuh sukacita. MAN Model Banda Aceh 1 sendiri dipilih karena merupakan salah satu sekolah berpredikat adiwiyata dan yang tahun lalu mendapat peringkat 3 se-Kota Banda Aceh dan peringkat 4 Se-Provinsi Aceh. Hal ini merupakan suatu kebanggaan bagi MAN Model Banda Aceh karena telah diberi kehormatan untuk menyambut para calon Duta Lingkungan Provinsi Aceh 2016.

Tujuan dari kedatangan perwakilan Duta Lingkungan Hidup dari setiap kabupaten/Kota adalah untuk memberikan pelajaran bagi para peserta bagaimana mengelola lingkungan hidup di sekolah sehingga sekolah itu dapat menjadi sekolah yang berwawasan lingkungan.

Acara dibuka oleh lantunan ayat suci Al Qur’an dan tarian Rapa’I Geleng yang beranggotakan siswa MAN Model. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Farah Faiza, Runner Up 1 Duta Lingkungan Banda Aceh yang merupakan siswi MAN Model sendiri,  sambutan dari Ibu Suraiyya Harun sebagai Pembina organisasi PPLH MAN Model Banda Aceh, sambutan Kepala MAN Model Banda Aceh, Drs. H Mukhlis, M. Pd, dan diikuti motivasi dari Ketua rombongan Ir. Anggria Zultina Rosa, MM, Kepala. Setelah itu diadakan agenda berkeliling sekolah untuk melihat hasil dari program-program yang telah berhasil diterapkan organisasi PPLH MAN Model.

Ketika diwawancarai oleh tim Press Media MAN Model, Kepala Bidang Konservasi Sumber Daya Alam, Ir. Anggria Zultina Rosa, MM, mengutarakan tujuan dan agendanya berkunjung ke Aceh, khususnya ke MAN Model.

“Tujuan dari kedatangan perwakilan Duta Lingkungan Hidup dari setiap kabupaten/Kota adalah untuk memberikan pelajaran bagi para peserta bagaimana mengelola lingkungan hidup di sekolah sehingga sekolah itu dapat menjadi sekolah yang berwawasan lingkungan, seperti MAN Model sendiri.”

“Saya berharap seluruh sekolah yang ada di Provinsi Aceh memiliki motivasi yang sama dengan MAN Model, sehingga jumlah sekolah adiwiyata di Aceh menjadi semakin banyak agar tidak kalah dengan provinsi lain. Saya ingin kedepannya jumlah sekolah adiwiyata di Aceh memenuhi target 50% seperti halnya provinsi lain.”

Fotografer : Faris Izzarurrahman

Post Terkait

0 Komentar

KELUAR