Wawancara Eksklusif Ketua PMI Banda Aceh: PMI Bertanggung Jawab untuk Mencari Darah

11
Sesaat setelah acara pembukaan kegiatan Donor Darah di MAN Model Banda Aceh (28/01/16), Ketua PMI Kota Banda Aceh, H. Qamaruzzaman Hagny, menyempatkan diri melayani pertanyaan-pertanyaan tim Press Media MAN Model. Ia menyampaikan tujuan, tanggapan dan harapannya terkait kegiatan donor darah, khususnya di MAN Model Banda Aceh.

Berikut wawancara Siti Nurhaliza, Zhafira Alya Miftach dan kameramen Imam Syuhada Fauzi dari tim Press Media MAN Model dengan Ketua PMI Kota Banda Aceh, H. Qamaruzzaman Hagny.

Tujuan utama pelaksanaan donor darah ini apa pak?

“Inikan program donor darah yang rutin tiap tahunan bukan program PMI semata, tapi programnya Palang Merah Remaja (PMR) MAN Model Banda Aceh. Mereka melakukan kegiatan kemanusiaan, yang salah satunya adalah donor darah sukarela”.

“Dan perjalanan donor darah di MAN Model ini sudah berlangsung beberapa tahun, yang sama-sama kita ketahui yang saat itu dimulai hanya dengan menghasilkan 14 kantong darah. Dan sekolah yang pertama melaksanakan donor darah adalah MAN Model Banda Aceh. Sehingga ini menjadi pilot project dan menjadi model bagi segala sekolah di Banda Aceh”.

Tanggapan Bapak terhadap pelaksanaan donor darah di MAN Model?

Oh, saya sangat sangat berterima kasih. Karena kenapa saya katakan berterima kasih? Ternyata srikandi-srikandi MAN Model Banda Aceh ini beserta dengan PMR nya, itu mereka meningkatkan hasil, bukan hanya kualitas tp (juga) kuantitas. Bayangkan dari 14, pada tahun kedua naik 30 an, kemudian jadi 60 an, kemudian malah mencapai 100 kantong lebih. Dan kita berharap  pada hari ini bisa melebihi rekor lagi. Dan saya yakin kerjaan MAN Model itu luar biasa. Dan saya yakin sekali bahwa nanti akan mencapai di atas  150 kantong darah. Saya yakin haqqul yakin. Karena ada guru-gurunya juga berpartisipasi sangat luar biasa”.

“Dan hari ini, kami pihak PMI Kota Banda Aceh berapresiasi dan terima kasih sekali lagi kepada MAN Model dengan segala jajarannya, mulai kepala sekolah sampai PMR, dan segala unit kegiatan lainnya”.

22

Pesan Bapak kepada masyarakat pendonor darah?

“Pesan saya kepada masyarakat, tentunya bahwa masyarakat mari sama-sama mendonorkan darahnya, dan jangan lupa donor itu juga perlu pengetahuan, bukan hanya sekedar donor. Jangan mau hanya sekedar donor kalau tidak ada sosialisasi. Orang kenapa dia tidak mau donor? Karena dia belum tahu manfaat dari donor sukarela. Makanya kita berharap kepada masyarakat, ayok kita mengabdi untuk kemanusiaan, menunaikan rasa ikhlas kita kepada sesama. Kemudian dengan adanya keikhlasan kita tentunya Allah akan memberikan kerelaan dan keridhaannya kepada kita dan semoga darah yang dibutuhkan orang-orang akan terpenuhi”.

“Dan pesan sekali lagi, untuk info khusus pelayanan darah telpon call center PMI Banda Aceh 24 jam, 08116815800. Kalau di sana tidak bagus pelayanannya, complain ke nomor saya 0811689907. Itu wajib diberi pelayanan secara optimal. Masyarakat tidak perlu resah karena tidak ada darah, tapi PMI bertanggung jawab untuk mencari darah”.

33

[Siti Nurhaliza | Zhafira Alya Miftach | Imam Syuhada Fauzi | Ayu Fitria | M. Yusuf]

Incoming search terms:

  • contoh wawancara tentang donor darah
Tags:
author

Author: