Selasa, 30 Nov 2021
  • Mohon maaf, website ini sedang dalam perbaikan. Mohon kembali beberapa saat lagi. Terima kasih

Kakankemenag Kota Banda Aceh Buka Pelatihan Karya Tulis Ilmiah Guru RA, MI, MTs dan MA Se-Kota Banda Aceh

20150615_094919

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Banda Aceh membuka pelatihan Karya Tulis Ilmiah (KTI) bagi Guru RA, MI, MTs dan MA se Kota Banda Aceh. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada tanggal 15 Juni 2015 dipusatkan di MAN Model Banda Aceh. Acara tersebut berlangsung lancar dan sukses.

Hadir dalam kegiatan pelatihan tersebut yaitu Dr. Bukhari Muslim, MA, sebagai pemateri utama, dan beberapa pemateri lain yang sudah berpengalaman dalam bidang karya tulis ilmiah, termasuk dari beberapa guru yang sudah meraih prestasi tingkat nasional.

Kepala Kantor Kemenag Kota Banda Aceh, Drs. H. Amiruddin Husen, MA, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelatihan karya tulis ilmiah sangat diperlukan bagi guru, khususnya di lingkungan Kementerian Agama Kota Banda Aceh.

“Dalam rangka meningkatkan kinerja guru, meningkatkan profesionalisme, sekaligus untuk membuat sebuah karya tulis ilmiah, sehingga dibuatlah suatu pelatihan karya tulis ilmiah”.

“Tiga output yang diharapkan dari pelatihan karya tulis ilmiah yaitu pertama lahir sebuah karya tulis ilmiah bagi masing-masing peserta. Kedua, setelah para peserta membuat sebuah karya tulis ilmiah sendiri, kemudian juga dapat menyampaikan kepada guru yang lainnya. Ketiga, semoga kegiatan ini menjadi amal shalih bagi kita semua.” tambahnya.

Drs. Aiyub, MA, selaku Kepala Seksi Pendidikan Madarasah Kankemenag Kota Banda Aceh, mengatakan bahwa beberapa guru cenderung memberi ‘upah’ orang lain untuk membuat sebuah karya tulis ilmiah yang digunakan pengusulan kenaikan pangkat.

“Karya tulis ilmiah merupakan salah satu syarat kenaikan pangkat III/b sampai IV/e. Banyak guru sekarang cenderung memberi ‘upah’ orang lain untuk membuat karya tulis ilmiah. Tidak membuat sendiri. Oleh karena itu, diambil sebuah inisiatif untuk dibuat pelatihan karya tulis ilmiah guru RA, MI, MTs, dan MA“, ujarnya.

Para peserta akan mengikuti pelatihan selama tujuh kali pertemuan. Termasuk masa observasi terhadap apa yang dibuat.

Ketua Panitia Pelatihan Karya Tulis Ilmiah, Drs. H. Mukhlis, M.Pd, sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan pelatihan karya tulis ilmiah (KTI)  bagi guru.

“Kita sangat mendukung kegiatan ini. Pelatihan ini salah satunya bertujuan untuk menghindari duplikasi karya tulis ilmiah, sehingga merugikan pihak lain”, kata H. Mukhlis, yang juga merupakan Kepala MAN Model Banda Aceh.

Hadir dalam cara tersebut Kakankemenag Kota Banda Aceh, Kasi Pendidikan Madrasah, kepala MA, MTs, MI, dan RA, se-kota Banda Aceh, dan seluruh peserta pelatihan karya tulis ilmiah. [AS/MK]

Post Terkait

0 Komentar

KELUAR